Hukum Ucapan “Syukron” ( شكرا ) Bagi Seseorang yang Berbuat Baik Terhadap Orang Lain

Oleh : Fadhilatus Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah

Pertanyaan : Apa hukum ucapan “Syukron” ( شكرا ) bagi seseorang yang berbuat baik terhadap orang lain?

Maka jawaban Syaikh : “Barangsiapa yang melakukan hal itu, maka ia telah meninggalkan perkara yang afdhal (lebih utama), yaitu ucapan جزاك الله خيرا “Semoga Allah membalas kebaikanmu”. Wabillahi taufiq.

Sumber : Kitab Fathur Rabbil Wadud fil Fatawa war Rasail war Rudud karya Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi -rahimahullah- jilid 1 hal 68.

http://sahab.net/forums/showthread.php?t=374688

4 Tanggapan

  1. apa hukumnya ucapan syukron?bagaimana dg . . . kalau gak x hadits,sbgmana dikatakan:”barangsiapa yg tidak bersyukur kpd manusia dianggap tidak bersyukur kpada Alloh”.

    • bukan dilarang mengucapkan kata2 syukron, tapi kata2 ini bukan yang afdhol seperti yang dijelaskan Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi. Adapun hadits itu bunyinya : “Tidaklah bersyukur kepada Allah bagi orang yang tidak bersyukur (terima kasih) kepada manusia”. Hadits riwayat Ahmad dan selainnya dan hadits ini dishahihkan oleh Al Albani di dalam Ash Shahihah. Hadits ini tidak menunjukkan seseorang dianjurkan untuk mengucapkan kata2 syukron. wallahua’lam

  2. afwan, mau tanya nih, berarti kalo di anjurkan membalas “jazakallahu khoiro” itu berlaku utk laki2 dan perempuan, atau kalo perempuan “jazakillahu khoiro?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: