MUNGKINKAH MELIHAT ALLAH ?

Untuk menjawab hal perlu adanya perincian, melihat Allah terbagi menjadi dua:

1. Melihat Allah di dunia, maka hal ini ada dua keaadaan:

a. Dalam keaadan sadar dan terjaga maka manusia tidak akan mampu melihat Allah, hal ini berdasarkan Kalamullah :

(وَلَمَّا جَاءَ مُوسَىٰ لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ ۚ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَٰكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي ۚ فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا ۚ فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ) [Surat Al-Araf : 143]

Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Wahai Robbku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Robb  berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Robbnya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman”.
dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan Al Imam Muslim

لن ترو ربكم حتى تموتون

“Kalian tidak akan mampu melihat Robb kalian sampai kalian merasakan kematian.”

b. Melihat Allah dalam mimpi maka dalam keadaan ini mungkin untuk melihat Allah, hal ini merupakan kesepakaan para ulama sebagaimana dinukilkan oleh Al Qodhi Iyadh penukilan ini disebutkan oleh Al Qurthubi dalam kitabnya Al Mufhim 6/26

2. Melihat Allah di akhirat 

Adapun melihat Allah di akhirat maka hal ini akan dirasakan oleh orang yang beriman, berdasarkan ucapan Allah:

وجوه يومئذ ناضرة إلى ربها ناظرة

“Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri,kepada Robbnyalah dia melihat. ” (Al Qiyamah 22-23 )

dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Al Bukhori no 554 dan muslim no 633 bahwa Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam bersabda:

إنكم سترون ربكم كما ترونا القمر لا تضامون في رؤيته

” Sesungguhnya kalian akan melihat Robb kalian sebagaimana kalian melihat bulan dan kalian tidak akan bedesakdesakan ketika meliha-Nya.”

(Disadur dari kitab syarah lum’atul i’tiqod Asy Syaikh  Al Utsaimin, dan Fathu Robbil ‘Ibaad  Fahd bi Salim As Sulaimaani Al Adni)

Di tulis oleh: Ustadz Abu Sufyan al Musi

http://forumsalafy.net/?cat=35

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: